Berita (News)EkonomiWisata

Pelatihan Cara Efektif Mengelola Management Desa Wisata agar Dapat Meningkatkan Kunjungan Wisata

Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 24 perwakilan desa wisata se Kabupaten Bandung

Pratama Media News (PMN), Kabupaten Bandung, Rabu (18/10/2023) – Desa Wisata “Alamendah” terletak di Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Daerah ini ditetapkan sebagai Desa Wisata oleh Bupati Kabupaten Bandung melalui Surat Keputusan Bupati Bandung No. 556.42/kep.71-DISBUDPAR/2011 pada 2 Februari 2011.

Pada awal 2019, tim pengelola Desa Wisata “Alamendah” mulai fokus pada pengembangan Inovasi Produk dan Paket Wisata dengan memanfaatkan potensi yang ada. Paket aktivitas yang ditawarkan mulai dari bertani, membuat olahan makanan, dan suvenir Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), berlatih Pencak Silat, menyaksikan pertunjukkan seni Karinding, memerah susu sapi, mempelajari pengolahan kopi, hingga bersepeda keliling kampung.

Pada saat tim pengelola Desa Wisata “Alamendah” ini sedang gencar-gencarnya mempromosikan desanya, dunia tiba-tiba dilanda oleh pandemi covid-19 pada akhir 2019 lalu. Hal ini menyebabkan kunjungan wisata menurun tajam hingga tersisa hanya 10 persen. Berbagai cara pun dilakukan agar wisata di daerah ini tetap bertahan. Alhamdulillah kini Desa Wisata “Alamendah” berhasil bangkit sebagai desa wisata percontohan bagi desa lainnya.

Febri Satria Yazid
Jurnalis Pratama Media News, Febri Satria Yazid yang mengikuti pelatihan pariwisata di Desa Wisata “Alamendah” pada Selasa, 17 Oktober 2023 – (Sumber: Febri/PMN)

Atas dasar keberhasilan Desa Wisata “Alamendah” ini bangkit setelah pandemi covid-19, pada 17 Oktober 2023 diadakan pelatihan berjudul “Cara Efektif Mengelola Management  Desa Wisata agar Dapat Meningkatkan Kunjungan Wisata”. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Desa Wisata “Alamendah” sejak pukul 12.30-15.30 WIB dengan diikuti oleh 24 perwakilan desa wisata se Kabupaten Bandung.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gemawira (Gerakan Masyarakat Wirausaha) Jabar 1 Ainul Hidayat mengatakan bahwa perjuangan yang dilakukan jajarannya dalam mengatasi masa-masa sulit saat terjadinya pandemi covid-19 yang menyebabkan ditutupnya semua obyek wisata. Para pengurus Gemawira menangis sedih menghadapi kenyataan tersebut. Alhamdulillah pada akhirnya desa wisata berhasil bertahan dan salah satunya adalah Desa Wisata “Alamendah”.

Peta Desa Wisata "Alamendah"
Peta Desa Wisata “Alamendah”, Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat – (Sumber: Febri/PMN)
Ketua Gemawira Indonesia, Diantri Lapian
Ketua Gemawira Indonesia, Diantri Lapian selaku narasumber memaparkan Strategi Pengembangan Wisata meliputi : 1 Atraksi, 2. Accessibility, 3.Amenity ( kenyamanan) , 4.Aktivity , 5. Ancillary (tambahan obyek) , 6. Avialible Package, 7.Ambiance (suasana), dan 8.Attitude (sikap) – (Sumber: Febri/PMN)

Sementara itu Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gemawira Wendiansyah menekankan pentingnya memanfaatkan sarana teknologi untuk mempromosikan wisata melalui website dan sarana lainnya.

Memerah susu sapi
Kegiatan memerah susu sapi yang menjadi salah satu daya tarik wisatatawan di Desa Wisata “Alamendah”, Rancabali, Kabupaten Bandung – (Sumber: Febri/PMN)

Acara pelatihan diakhiri dengan peserta pelatihan melakukan plant tour  di seputar Desa Wisata “Alamendah” dengan melihat pemandangan alam yang indah, serta beberapa tanaman pertanian dan peternakan sapi dengan diantar oleh dua guide yang menjelaskan setiap obyek yang dilewati peserta pelatihan. (FSY/PMN).

***

Judul: Pelatihan Cara Efektif Mengelola Management  Desa Wisata agar Dapat Meningkatkan Kunjungan Wisata
Kontributor: Febri Satria Yazid
Editor: JHK

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button