FeaturesPratama Media News

Ade Putra Yogi, Mahasiswa Fakultas Desain Komunikasi Visual Universitas Widyatama yang Sangat Unik

Yogi termasuk mahasiswa yang aktif dan rajin mengikuti berbagai event di kampusnya.

Ade Putra Yogi atau biasa disapa Yogi ini lahir di Bukittinggi pada 10 Juli 1998. Anak kedua dari dua bersaudara ini memiliki seorang kakak perempuan bernama Eka Angraini. Ayahnya bernama Ruswanto yang bekerja di sebuah toko kaca, sedangkan ibunya bernama Siti Komariah, seorang ibu rumah tangga. Yogi tinggal di Jalan Bukit Sungkut, Bukittinggi, Sumatera Barat.

Saat masih anak-anak, Yogi bersekolah di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 07 Belakang Balo. Kemudian dia melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bukittinggi. Tamat SMP, dia meneruskan sekolah ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Bukittinggi.

Sekarang Yogi sedang menjalankan pendidikannya di Semester VII, Jurusan Desain Grafis,  Fakultas Desain Komunikasi Visual (DKV), Universitas Widyatama, Bandung. Dia mempunyai alasan yang cukup unik mengapa mengambil Jurusan Desain Grafis. Alasannya karena dia tidak suka menghitung dan ingin mencari sesuatu yang baru tanpa harus belajar menghitung. Itulah sebabnya dia kuliah di jurusan tersebut.

Kota Bukittinggi
Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, tempat tinggal Ade Putra Yogi (Sumber: travel.kompas.com)

Yogi sengaja datang jauh-jauh dari Bukittinggi, juga punya alasan tersendiri mengapa memilih Universitas Widyatama sebagai tempatnya menempuh pendidikan tinggi. Menurutnya, alasannya karena direkomendasikan oleh kakaknya yang mengatakan bahwa Universitas Widyatama merupakan kampus yang bagus untuk jurusan desain grafis.

Dalam perkuliahan, ada bidang khusus yang disukai Yogi yaitu fotografi. Menurutnya, teknik fotografi itu cukup mudah dan tidak ada patokan bagus atau tidaknya. Dia juga menyukai fotografi karena suka jalan-jalan sambil mengambil foto sepanjang jalan.

Universitas Widyatama Bandung
Kampus Universitas Widyatama Bandung, tempat Yogi menuntut ilmu (Sumber: widyatama.ac.id)

Saat masih bersekolah di SD dan SMP, Yogi termasuk anak yang aktif dalam bidang olahraga. Misalnya ketika SD, dia pernah mengikuti pertandingan bola antar SD se Bukittinggi. Juga saat SMP dia pernah mengikuti pertandingan bola kaki memperebutkan Walikota Cup.

Tidak hanya saat bersekolah, ketika berkuliah pun Yogi termasuk mahasiswa yang aktif dan rajin mengikuti berbagai event di kampusnya, seperti ikut dalam event Arthenthic. Saat semester II, dia juga ikut serta dalam acara Pascraft DKV Universitas Widyatama.

Yogi memiliki banyak hobi. Sejak kecil dia suka bermain bola dan sekarang dia suka bermain game, serta beberapa hobi lainnya seperti hiking, camping, berenang, dan motoran.

Pria berdarah campuran Jawa dan Sumatera ini mempunyai pengalaman hiking yang cukup banyak. Sudah empat gunung yang pernah didatanginya, mulai dari Gunung Talang di Solok (Sumatera Barat), Gunung Singgalang di Bukittinggi (Sumatera Barat), dan Gunung Marapi di Bukittinggi (Sumatera Barat), serta Gunung Guntur (Jawa Barat).

Ade Putra Yogi
Yogi saat mendaki Gunung Guntur, Jawa Barat (Sumber: Pratama Media News)

Selain mendaki Gunung, Yogi juga suka mendengarkan musik. Genre musik yang paling digemarinya adalah dead metal dan koplo jawa, sedangkan genre musik yang tidak disukainya adalah Kpop.

Setiap manusia tentu punya kelebihan dan kekurangan, termasuk Yogi. Tak ada manusia yang sempurna. Hanya Tuhan yang Maha Sempurna. Kelebihan Yogi adalah dia termasuk orang yang jujur – sebuah sifat positif yang semakin langka saat ini. Dia juga termasuk orang yang selalu menepati janjinya dan tepat waktu (ontime). Namun, kekurangannya adalah dia sering menunda pekerjaan dan suka menggampangkan semua hal.

***

Ade Putra Yogi, Mahasiswa Fakultas Desain Komunikasi Visual Universitas Widyatama yang Sangat Unik”
Penulis: Serenity Coroline

Editor: JHK

Sekilas tentang penulis

Serenity Coroline atau akrab disapa Sherin ini adalah mahasisiwi semester VII Fakultas Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Widyatama Bandung Angkatan 2018. Wanita kelahiran Bandung, 27 Oktober 1998 ini baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-23.

Selain hobi mendengarkan musik, anak bungsu dari dua bersaudara ini juga suka menggambar. Sherin mulai suka menggambar sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Oleh karena semula ia ingin kuliah di jurusan desain fashion, tetapi keberuntungan belum berpihak padanya sehingga akhirnya ia memutuskan mengambil kuliah di Fakultas Desain Komunikasi Visual yang masih ada hubungannya dengan menggambar.

Memasak juga salah satu kegemaran Sherin. Semur tempe kecap merupakan salah satu masakan kesukaannya. Tak heran kalau ia pun pandai memasaknya. Ada lagi makanan yang tidak pernah absen dari daftar makanan favoritnya yaitu mie.

Catatan:

Tulisan ini merupakan hasil praktik mahasiswa magang yang mengikuti program pelatihan menulis Creative Writing yang diselenggarakan oleh Fakultas Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Widyatama Bandung  bekerja sama dengan media online Pratama Media News.

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button