Etik Nurhalimah
PROFIL REPORTER
Etik Nurhalimah, seorang warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini bekerja di Taiwan. Menyelesaikan program, strata 1, di Universitas Terbuka Taiwan (UT-Taiwan) di jurusan Sastra Inggris Minat Bidang Penerjemah (S.S). Buku perdana bertajuk “Wanita di Balik badai” terbit pada 2015 dan pada 2016, ia memenangkan Lomba menulis cerita rakyat di Provinsi Jawa Timur, dengan karyanya berjudul “Si Labu Tampan”.
Pada 2017, wanita yang menggunakan nama pena Etty Diallova ini memenangkan Lomba menulis bergenggsi Taiwan Literature Award of Migrans (TLAM) 2017 dengan judul Tulisan “MERAH” yang kemudian diadopsi menjadi Film dan tayang di TV Taiwan. Peraih juara tiga Bilik Sastra Voice of Award (VOI) 2017, pernah menjadi tamu RRI Pusat dalam acara Temu Wicara Membedah Sastra Pekerja Migran di Negeri Orang.
Karya Etik Nurhalimah berjudul “Pelangi di Kota Changhuwa” berhasil menjadi juara 1 Lomba cerpen inspiratif Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan (Formit) pada 2018. Pada 2019, ia berhasil meraih juara dua Lomba Esai KDEI 2019, dengan tema Memaknai Keberadaan WNI di Taiwan dalam Bidang Pendidikan. Sedangkan pada 2020, karyanya “Janji di Masa Pandemi” berhasil meraih dua kategori penghargaan di Taiwan Literature Award for Migrans (TLAM) 2020.
Kecintaannya pada literasi juga mengantarkannya menjuarai beberapa kali perlombaan puisi, seperti Juara 2 Lomba Puisi yang diadakan oleh BP2MI dan naskah terbaik lomba puisi Ming-chi University of Technology Taiwan.
Reporter Pratama Media News untuk Taiwan kelahiran Way Jepara Lampung Timur ini juga aktif sebagai kontributor media TIMedia di Taiwan. Saat ini Etty, tengah melanjutkan program Pascasarjana di IAI An-Nur Lampung jurusan Manajemen Pendidikan dan sebagai content creator di platform blockchain.