KPKers Timor-Leste Sukses Laksanakan Ujian Kursus Literasi Bahasa Inggris
Sebelumnya para peserta sudah mengikuti kursus selama tiga bulan lebih di Asrama Orpham Dominikana Bidau, Dili.
Pratama Media News, Dili, Timor-Leste, Senin (12/09/2022) – Komunitas Penulis Kreatif (KPKers) Timor-Leste pada Minggu (11/09/2022) kemarin menggelar ujian akhir bagi para peserta kursus literasi bahasa Inggris. Sebelumnya para peserta ujian tersebut sudah mengikuti kursus selama sekitar tiga setengah bulan bertempat di Asrama Orpham Dominikana Bidau, Dili. Mereka dibimbing oleh João Pereira Pinto, seorang instruktur bahasa Inggris yang berpengalaman dan merupakan salah seorang mahasiswa Jurusan Sastra Inggris, Universidade Oriental Timor Lorosa’e (UNITAL)
Selama ini João banyak berjasa dalam membantu KPKers Timor-Leste untuk mengajar bahasa Inggris kepada masyarakat. Beberapa peserta kursus bahasa Inggris di antaranya berasal dari kalangan pegawai negeri sipil, mahasiwa Universitas Dili (UNDIL) Jurusan Sastra Inggris, mahasiswa UNITAL, mahasiswa Universitas Nasional Timor Lorosae (UNTL), dan para pelajar SMP.
Menurut João, semua peserta kursus melaksanakan ujian dengan tertib. Mereka hadir tepat waktu sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Meskipun saat awal belajar di antara para peserta kursus ada yang bentrok dengan jam kuliah atau jam kerja. Namun, mereka tetap bisa mengatur waktu dengan baik sehingga bisa mengikuti kursus sesuai jadwal yang sudah di sepakati. Selama mengikuti kursus, para peserta rajin dan kreatif dalam mempelajari materi yang diajarkan.

João menambahkan, total peserta kursus literasi bahasa Inggris berjumlah 17 orang peserta, terdiri dari delapan orang laki-laki dan sembilan orang perempuan. Namun, hanya 14 orang peserta yang mengikuti ujian sedangkan tiga orang lainnya izin (berhalangan hadir) karena ada halangan dan akan mengikuti ujian susulan.
Materi pelajaran bahasa Inggris yang diajarkan oleh João lebih spesifik ke structure. Para peserta kursus begitu antusias dalam menerima materi yang diajarkan. Bahkan, semua peserta sangat aktif dan mampu memahami dengan baik apa yang dijelaskan oleh instruktur.

Pada saat menjelang ujian, Founder sekaligus Direktur KPKers Timor-Leste, Devinarti Seixas hadir memantau para peserta kursus yang akan mengikuti ujian dan memberikan motivasi kepada mereka. Hal tersebut juga merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan empatinya terhadap João yang selama ini telah sukarela memberikan ilmunya kepada para generasi muda Timor-Leste.
“Selama proses pengajaran literasi bahasa Inggris, ada juga beberapa kendala yang dihadapi oleh para peserta, seperti jadwal belajar yang bentrok dengan kegiatan mereka, serta keterbatasan waktu belajar karena hanya tersedia empat jam dalam perminggu,” ungkap João.
João merasa bahagia meskipun mengajar sebagai sukarelawan (volunter), tapi dia merasa bangga karena melihat generasi muda yang begitu aktif selama kursus berlangsung. Dia juga mengungkapkan ketika hari pertama mengajar, banyak peserta yang benar-benar merasa kesulitan belajar, bagaikan menabrak sebuah tembok. Namun, secara perlahan-lahan mereka mulai paham dan mengerti cara belajar bahasa Inggris dari tingkat dasar.

Nama-nama peserta kursus literasi bahasa Inggris KPKers Timor-Leste adalah Juvita Eco, Nicolao Quelo Sila, Darla Magno Siquera, Ivana Nimesia Soares Falcão, Veronica Cardoso Barreto, Maria Deonijia Da Costa Gonsalves, Florinda Fernandes, Ana Flora De Oliveira, Adelina Natalia Assis Belo, Almicar Armando Soares, Juni Melky Da Costa, João Da Costa, Fransisco Lemos, Antonio Soares, Evalisa D. S. Da Silva, Filipio M. Baptista, dan Serafina Colo.
Salah seorang peserta kursus, Nicolao Quelo Sila mengatakan bahwa dia merasa bahagia karena kursusnya gratis dan tempatnya nyaman. Hanya terkadang ada kendala karena ada jadwal yang bentrok dengan jadwal kuliahnya. Namun, dia merasa bahagia karena bisa menerima materi bahasa Inggris dengan baik meskipun jarak rumahnya jauh dari tempat kursus.
Selain Kursus Literasi Bahasa Inggris, Nicolau juga telah menyelesaikan beberapa kursus literasi lainnya yaitu Literasi Bahasa Jurnalistik, Literasi Konsep Penulisan, serta literasi Bahasa Portugues yang belum ujian karena kursus masih berjalan.
Peserta kursus literasi bahasa Inggris lainnya, Filipio Martins Baptista yang juga merupakan seorang mahasiswa UNTL mengatakan bahwa dia mengikuti kursus literasi yang diadakan oleh KPKers Timor-Leste karena mendengar informasi tersebut langsung dari pendirinya.

“Saya merasa bangga sekali karena KPKers dapat menfasilitasi kami sebagai kaum pelajar yang semula belum pernah mengerti tentang literasi bahasa Inggris dan Portugues. Secara pribadi, saya bangga terhadap kehadiran teacher karena metodenya sangat baik dan mampu membangun semangat kami,” ungkap Filipio.
Pendapat lainnya datang dari Veronica Cardoso Barreto. Gadis kelahiran 15 Februari 2002 tersebut merasa bahagia ketika mengikuti kursus literasi bahasa Inggris karena bisa mendapat pelajaran dari instruktur yang mampu mendidik mereka secara mendalam selama tiga bulan lebih.
“Hambatan dalam mengikuti kursus ini karena jam belajarnya pukul 13.00 siang. Pada jam tersebut cuaca panas sekali dan sering mengantuk. Tapi saya sangat bahagia, bersyukur, dan sangat berterima kasih kepada teacher karena telah sukarela mengajarkan ilmunya dan salut juga buat KPKers Timor-Leste yang selalu semangat dalam membantu masyarakat,” tutur Veronica pada Pratama Media News. (Devinarti).
***
Judul: KPKers Timor-Leste Sukses Laksanakan Ujian Kursus Bahasa Inggris
Penulis/Kontributor: Devinarti Seixias
Editor: JHK








