Berita (News)MiliterPratama Media NewsSosial

TNI AL Serahkan Imigran Rohingya ke UNHCR

Danlanal Lhokseumawe mengatakan bahwa para imigran Rohingya sudah tiba dengan selamat di Indonesia, Provinsi Nangroe Aceh Darusallam dan telah ditarik oleh KRI Parang-647

Pratama Media News, Jakarta, 31 Desember 2021 –TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Parang-647 membantu menyerahkan 105 imigran Rohingya dengan selamat kepada United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di Dermaga Asean Kruengkeukeh, Lhokseumawe, Nangroe Aceh Darusallam pada Jumat (31/12/2021) dini hari, pukul 00.30 WIB.

Pada kesempatan tersebut Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Lhokseumawe Kolonel Marinir Dian Suryansyah beserta prajurit menerima kedatangan KRI Parang-647 yang di guide Kapal Angkatan Laut (KAL) Bireun.

Kapal yang membawa para imigran tersebut masuk alur dan sandar hingga dermaga dengan tetap terikat tali penarik dan ditarik oleh Kapal Tunda Pelindo Lhokseumawe – Kapal tunda (bahasa Inggris: tugboat) adalah kapal yang dapat digunakan untuk melakukan manuver/pergerakan, utamanya menarik atau mendorong kapal lainnya, serta diamankan oleh Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Hantu Laut. Pengikatan kapal pembawa imigran Rohingya yang sandar tepat berada di belakang KRI Parang-647.

KRI Parang-647
KRI Parang-647 yang menarik kapal pembawa imigan Rohingya ke Dermaga Asean Kruengkeukeh, Lhokseumawe, Aceh (Sumber: Dispenal)

Dalam kesempatan tersebut, Danlanal Lhokseumawe tersebut memberikan sambutan penerimaan kapal pembawa imigran Rohingya. Kolonel Marinir Dian Suryansyah menyampaikan bahwa para imigran sudah tiba dengan selamat di Indonesia, Provinsi Nangroe Aceh Darusallam dan telah ditarik oleh KRI Parang-647.

upacara serah terima imigran Rohingya
Upacara serah terima imigran Rohingya dari TNI AL ke UNHCR (Sumber: Dispenal)

Usai Danlanal Lhokseumawe menyampaikan kata sambutan, dilanjutkan dengan serah terima imigran Rohingya dari Komandan KRI Parang-647 kepada pejabat UNHCR di depan kapal pengangkut imigran Rohingya. Selanjutnya pemindahan dan karantina serta pemeriksaan kesehatan pengungsi menjadi tanggung jawab UNHCR.

***

Editor: JHK
Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button