Target 2000 Dosis Pertama Berhasil Diraih TNI AL Dalam Kegiatan Vaksinasi Masyarakat Pesisir Subang
Kegiatan yang digelar Kolinlamil tersebut merupakan aksi yang kelima kalinya dalam program serbuan vaksin maritim
Pratama Media News, Jakarta, 06 Agustus 2021 – Target 2000 dosis pertama berhasil diraih TNI AL melalui Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) dalam kegiatan vaksinasi masyarakat pesisir di Desa Muara, Ciasem, Blanakan, Kabupaten Subang, pada Kamis (5/8/2021) kemarin. Kegiatan tersebut terselenggara bekerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten Subang.
Kegiatan yang digelar Kolinlamil tersebut merupakan aksi yang kelima kalinya dalam program serbuan vaksin maritim. Kali ini yang menjadi sasaran adalah masyarakat yang belum terjangkau vaksin. Tujuan vaksinasi ini tidak lain dalam rangka ikut membantu program pemerintah dalam mencegah penyebaran Virus Corona yaitu berupa kegiatan serbuan vaksinasi covid-19 dengan target 1 juta orang per hari ini.
Kegiatan vaksinasi masssal yang dilaksanakan Kolinlamil TNI AL kali ini berhasil memberikan vaksin kepada 2.000 masyarakat pesisir Blanakan, Kabupaten Subang. Terdapat 55 vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Dinas Kesehatan Kolinlamil, Dinas Kesehatan Pushidrosal, Dinas Kesehatan Korps Marinir, Dinas Kesehatan Korps Armada I, dan Puskesmas Blanakan.

Panglima Kolinlamil Laksda TNI Arsyad Abdullah mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di Muara Ciasem, Blanakan, Kabupaten Subang ini merupakan dosis tahap pertama yang telah mencapai target yakni 2.000 orang dan akan melaksanakan dosis kedua pada 24 Agustus 2021 mendatang.

Serbuan vaksin ini merupakan instruksi KSAL Laksamana TNI Yudo Margono kepada seluruh jajaran satuan TNI AL untuk menggelar serbuan vaksinasi massal, khususnya kepada masyarakat maritim yang berada di wilayah pesisir dan daerah yang belum terjangkau vaksinasi. Oleh sebab itu Kolinlamil segera mengambil sikap dengan menyelenggarakannya sesuai petunjuk KSAL.
Pelaksanaan vaksinasi covid-19 ini melalui beberapa tahapan yaitu registrasi, pendaftaran, cek tensi, screening, vaksinasi, dan observasi selama 30 menit. Tujuannya untuk mengetahui reaksi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau efek samping dari vaksin covid-19 tersebut sehingga apabila terjadi gejala yang tidak diinginkan akan dapat ditangani dengan cepat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Muspika Kecamatan Blanakan, Kepala Puskesmas Blanakan Palaksa Lanal Cirebon, dan para pejabat terkait lainnya. (Dispen Kolinlamil)
***
Editor: JHK
Sumber: Dispen Kolinlamil








